Jumat, 14 September 2012

Beberapa band yang pernah gue buat dan gue tinggalin 
(tapi kadang-kadang masih ngejam bareng sih)

1. M.U.P (Money Under Pillow)

Band ini masih exist walau tanpa gue dan rhea. ardi dan oki tetap nerusin M.U.P. dengan beberapa additional player. Kalo mau download lagunya nih linknya http://www.reverbnation.com/emyupi
Vocal: Rhea
Guitar 1: Seno (gue sendiri)
Guitar2: Oki
Bass: Ardy



2. JENTIB (Jendral Tatib)

Di band yang satu ini gue sebagai additional bass player. band ini kebetulan band kampus di fakultas pertanian universitas jenderal soedirman 
vocal: Bayu
Guitar: Dimas
Bass: Seno
Drum: Risky

3. S.E.H.A.T

Ini band kelas gue bareng temen-temen, buat band ini sih iseng kalo ada festifal antar kelas di kamus gue.
Di kasih nama S.E.H..A.T itu dari nama kita masing-masing yaitu Seno (bass), Exa (guitar), Hegar (guitar),Akbar(vocal),Tempe (drum) nama yang terakhir sedikit maksa emang, nama aslinya sih Heri

4. GOSIP

Gue di GOSIP sebagai additional bass player, pas kebetulan bassist aslinya jadi vokalis coz vokalis aslinya keluar dan memilih karir. Member of GOSIP: exa (guitar), yale (drum), dani (vocal), haryo (guitar).
nih kalo mau download lagu-lagunya GOSIP http://www.reverbnation.com/gossippurwokerto














kalo gue sih genre apapun gue suka, ga terlalu idealis dalam hal bermusik. karena musik itu hobi dan genre itu bonus sebagai penikmat musik.
6 Film, Novel Dan Kartun Yang Memicu Kontroversi Umat Islam 

Atas nama kebebasan berpendapat dan berbicara, 6 karya-karya ini dibuat. Namun adakah kebebasan mutlak? Bagaimana bila kebebasan itu bersinggungan dengan kebebasan orang lain yang memicu protes? Dan apakah protes itu harus dengan kekerasan? "Jadi, sejarah seperti berulang. Satu-satunya hal yang menggelikan adalah keras kepala terus-menerus dari kedua pihak, baik komitmen Barat terhadap "kebebasan berbicara" dan dunia Muslim yang responsif dengan kekerasan, ironi pada mereka berdua," demikian dikatakan Abbas Barzegar, asisten profesor dari Georgia State University dan anggota Institute Kebijakan Sosial dan Kesepahaman.

"Kita harus mengerti bahwa apakah itu mengambil bentuk Muhammad atau Kebebasan Berbicara, hal-hal yang suci itu tidak tersentuh. Sampai kita menemukan sistem hukum yang membatasi kekerasan pada simbol-simbol suci," imbuhnya. Sementara dilansir dari USA Today, menggambarkan Nabi Muhammad, baik dari segi positif atau negatif itu tidak dibolehkan. 

 "Menggambarkan Nabi Muhammad itu tidak dilarang, namun tidak dianjurkan karena bisa mendewakan manusia dan mengalihkan perhatian umat dari menyembah Allah," kata M Zuhdi Jasser, penulis buku muslim 'A Battle for The Soul of Islam: An American Muslim's Patriot Fifht to Save His Faith'. @senowich mania, ini dia 6 film, novel dan kartun yang memicu kontroversi umat islam di bawah ini : 

1. Novel 'The Satanic Verses' 

The Satanic Verses adalah novel keempat dari pengarang Salman Rushdie yang kelahiran Mumbai, India. Novel yang terbit pada 1988 ini memicu kontroversi, utamanya di Iran. Novel itu dinilai menggambarkan dan menyinggung kehidupan Nabi Muhammad dan proses turunnya Alquran secara tidak benar.

Rabu, 02 Mei 2012

cinta kebingungan.

Ada cinta yang aku lupa ucapkan kepadamu, seperti apa, aku lupa sebelum aku ingat itu adalah cinta.

Maaf cinta, sebelum aku benar-benar lupa tentang cinta, sebaiknya aku pergi sebelum cinta memberimu luka.

apa itu cinta, apa itu dosa. 

Namun ada yang membuatku ingin tahu apa itu cinta, buah dada atau sungai kecil di antara paha.

Itu saja.


beri tahu dia, bahwa aku pernah mencintaimu.

Bisikan pada cinta yang mempedulikanmu, sepasang langkah yang pergi mencari kecemasanmu, ialah langkah masa sekarangkmu yang tak pernah jera mendoakan kebahagiaanku.

Bisikan pada seseorang yang mencintaimu, sepasang mata yang tak pernah lelah melihat kebahagiaanmu, ialah mata sebagai penuntun jalan hidupmu.

Bisikan pada kasih yang mengasihimu, kasih yang tak pernah berhenti memberi senyum dan guratan kebahagiaan di wajahmu, ialah kasih yang tak kenal lelah mengusap air matamu.

Ucapkan pada orang yang kini merawat kesedihanmu, katakan padanya: "Aku pernah dicintai, seperti dia mencintaiku seperti kamu, berjanjilah pada cinta, engkau akan setia merawat luka-lukaku ~ agar dia nyaman dimasa laluku.

Rabu, 26 Oktober 2011

BUDIDAYA SAYURAN DATARAN RENDAH DAN KENDALA PEMASARAN PRODUK AGRIBISNIS


Di sekitar Jakarta, lahan kosong dan bantaran kali dimanfaatkan secara optimal untuk budidaya sayuran. Jenis sayuran yang dibudidayakan antara lain selada, caisim (sawi), kangkung cabut, bayam cabut, kemangi dan kenikir. Jenis sayuran ini banyak dibudidayakan di lahan kosong dan bantaran kali karena umurnya pendek dan harganya murah. Jenis sayuran ini juga diperlukan dalam volume yang terbatas namun rutin. Hingga budidaya secara terbatas di lokasi yang berdekatan dengan konsumen, lebih menguntungkan daripada budidaya secara massal namun di lokasi yang jauh dari konsumen.
Sayuran dataran rendah yang memerlukan budidaya khusus adalah kangkung air dan genjer. Budidaya kangkung air dan genjer dilakukan di sawah yang berpengairan teknis. Biasanya kangkung air merupakan varietas ungu (berbatang dan berbunga ungu). Sementara kangkung cabut varietas putih (berbatang hijau dan berbunga putih). Meskipun sebenarnya, kangkung putih juga bisa dibudidayakan di lahan basah, dan sebaliknya kangkung ungu bisa dibudidayakan di lahan kering. Karena sifat budidayanya, maka kangkung air relatif lebih rendah harganya dibanding kangkung cabut.
Kacang panjang, terung hijau panjang/ungu, oyong, mentimun dan pare, merupakan sayuran dataran rendah yang dibudidayakan secara massal di lahan sawah pada musim kemarau dan di lahan kering pada musim penghujan. Kacang panjang dan terung ungu/hijau panjang, paling banyak dibudidayakan karena pasarnya juga paling besar. Sementara oyong dan pare relatif lebih sedikit volumenya. Budidaya kacang panjang, oyong, mentimun  dan pare memerlukan ajir. Sementara terung tidak memerlukan ajir.
Komoditas sayuran dataran rendah yang tidak dihasilkan oleh tanaman sayuran adalah nangka muda, pepaya muda, daun melinjo berikut bunga dan buah mudanya. Jenis sayuran ini diperlukan dalam volume besar terutama untuk sayur asem. Meskipun sangat populer dan massal, namun hampir tidak ada petani yang bersedia membudidayakan pepaya, nangka dan melinjo untuk bahan sayuran. Beda dengan daun singkong. Di sekitar Jakarta sudah banyak petani yang membudidayakan singkong hanya untuk dipetik daunnya.
Umumnya, jenis sayuran yang secara sengaja dibudidayakan di dataran rendah hanyalah yang nilai komersialnya relatif baik. Mulai dari selada, caisim, bayam cabut, kangkung cabut, kacang panjang, mentimun, oyong, terung dan pare. Di luar Jawa, khususnya di Kalimantan, NTT, Maluku dan Papua, budidaya sayuran dataran rendah masih sebatas dilakukan oleh etnis Jawa atau Toraja. Etnis ini memiliki tradisi mencangkul, memupuk dan marawat tanaman musiman. Sementara etnis Dayak atau Flores (kecuali Manggarai) dan kebanyakan etnis luar Jawa lainnya lebih mengenal tradisi berladang dan berkebun.

Jumat, 21 Oktober 2011

IRIGASI DAN DRAINASE


                                                                                                                                                  I.            PENDAHULUAN

a         LATAR BELAKANG
Air irigasi yang baik adalah air yang dapat memenuhi segala fungsi air tanpa menimbulkan efek samping yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman dan merusak struktur serta kesuburan tanah.
Peraturan Pemerintah Nomor 82 tahun 2001 tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran menyatakan bahwa untuk menjamin kualitas air yang dinginkan sesuai peruntukannya agar tetap dalam kondisi alamiahnya, maka perlu dilakukan upaya pengelolaan kualitas air. Upaya pengelolaan kualitas air dilakukan pada :
  • sumber yang terdapat di dalam hutan lindung;
  • mata air yang terdapat di luar hutan lindung; dan
  • akuifer air tanah dalam
Kualitas air adalah kondisi kualitatif air yang diukur dan atau diuji berdasarkan parameter-parameter tertentu dan metode tertentu berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku (Pasal 1 Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor : 115 Tahun 2003). Kualitas air dapat dinyatakan dengan parameter kualitas air. Parameter ini meliputi parameter fisik, kimia, dan mikrobiologis. Parameter fisik menyatakan kondisi fisik air atau keberadaan bahan yang dapat diamati secara visual/kasat mata. Yang termasuk dalam parameter fisik ini adalah kekeruhan, kandungan partikel/padatan, warna, rasa, bau, suhu, dan sebagainya.
Parameter kimia menyatakan kandungan unsur/senyawa kimia dalam air, seperti kandungan oksigen, bahan organik (dinyatakan dengan BOD, COD, TOC), mineral atau logam, derajat keasaman, nutrient/hara, kesadahan, dan sebagainya.
Parameter mikrobiologis menyatakan kandungan mikroorganisme dalam air, seperti bakteri, virus, dan mikroba pathogen lainnya.Berdasarkan hasil pengukuran atau pengujian, air sungai dapat dinyatakan dalam kondisi baik atau cemar.  Sebagai acuan dalam menyatakan kondisi tersebut adalah baku mutu air, sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 82 tahun 2001. 
Sedangkan kualitas air untuk irigasi pertanian dapat dilihat dari berbagai parameter kualitas air diantaranya:

Selasa, 04 Oktober 2011

Siapa kepada siapa

Aku adalah aku, yang mungkin terlupakan oleh ingantanmu.
Di ingatan senja kau adalah jiwaku yang paling jingga.
Pedulilah aku merawat cintaku tanpa pandang siapa kamu dalam memoriku.
Mencaoba menyikapi diri, membuktikan kebenaran cinta ini.
Kau terlukiskan sebagai rona pada senja nanti, rona yang mungkin kelak kutemui di mana kelak tak kutemukan cinta kembali.